Legenda Sepak Bola Dunia

Setelah Wafat, 5 Nama Legenda Sepak Bola Dunia Ini Diabadikan Menjadi Nama Stadion

Dunia sepak bola sudah banyak melahirkan para pemain legenda. Berbagai cara dapat dilakukan para penggemar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang idola. Tercatat, ada beberapa nama legenda sepak bola dunia yang diabadikan sebagai nama stadion di suatu negara.

Beberapa negara di dunia sudah menerapkan suatu aturan sebagai bentuk penghormatan pada legenda sepak bola. Setelah meninggal dunia, setiap nomor punggung legenda sepak bola akan dipensiunkan. 

Selain itu, beberapa klub juga mengabadikan nama sang legenda sebagai nama tempat latihan. Pada level tertinggi, beberapa negara menyematkan nama sang legenda sebagai nama stadion. Stadion sendiri menjadi tempat sakral dalam dunia sepak bola. 

Ingin tahu siapa saja nama legenda sepak bola dunia yang disematkan sebagai nama stadion? Simak daftarnya di bawah ini!

1. Diego Armando Maradona

Sepekan setelah kepergian Diego Maradona, pemerintah Kota Napoli langsung menyematkan namanya sebagai nama stadion. Secara resmi, nama Diego Armando Maradona sudah menggantikan nama stadion San Paolo.  

Penggantian nama ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang legenda. Kala itu, Diego Maradona mempersembahkan 2 Scudetto saat membela II Partenopei.  

Pada tahun 2004 silan, saat masih hidup, nama Maradona juga sudah dijadikan sebagai nama kandang Argentinos Junior. Sebab, Argentinos Junior menjadi klub istimewa yang menjadi saksi karir sepak bola Maradona. 

2. Johan Cruyff

Pada 5 April 2018 lalu, klub sepak bola dari Amsterdam secara resmi mengubah nama stadionnya dari Amsterdam Arena menjadi stadion Johan Cruyff Arena. Pengubahan nama ini menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Johan Cruyff yang meninggal dunia pada tahun 2016.

Pasalnya, Cruyff memiliki peran penting dalam lahirnya gaya Total Football yang sangat melekat pada permainan sepak bola di Belanda. Tak hanya itu, selama 12 musim, Johan Cruyff juga mempersembahkan banyak gelar bergengsi untuk Ajax Amsterdam.  

Nama Johan Cruyff juga disematkan sebagai nama stadion untuk tim B Barcelona pada tahun 2019 lalu. Sang legenda, Johan Cruyff memang dinilai sangat layak untuk diberikan penghormatan semacam ini.

3. Santiago Bernabeu

Nama legenda sepak bola dunia yang disematkan menjadi nama stadion selanjutnya adalah Santiago Bernabeu. Pesepak bola asal Spanyol ini dianggap sangat berjasa dalam Real Madrid. Pria kelahiran 8 Juni 1895 ini mengambil begitu banyak peran di Real Madrid, mulai dari pelatih, pemain, presiden klub, hingga direktur klub. 

Bernabeu membawa Real Madrid menjadi salah satu klub bergengsi di Spanyol. Maka, tak heran bila namanya diabadikan sebagai nama markas Los Blancos. Kini, Estadio Santiago Bernabeu menjadi salah satu stadion terbaik di Spanyol. 

4. Giuseppe Meazza

Nama legenda sepak bola selanjutnya yang layak disematkan sebagai nama stadion adalah Giuseppe Meazza. Sebagai bentuk penghormatan, kandang Inter Milan diganti dengan nama Meazza. 

Meazza adalah salah satu atlet sepak bola terbaik di Italia. Karir dan reputasinya di dunia sepak bola sangat gemilang. Pemain dengan posisi sebagai penyerang ini sangat sering memasukkan bola ke gawang lawan. Sepanjang karirnya, Meazza tercatat sebagai top skorer dengan 284 gol. 

5. Ferenc Puskas

Terakhir, ada legenda sepak bola Ferenc Puskas. Nama pesepak bola ini sangat identik dengan penghargaan FIFA. Tak hanya itu, federasi sepak bola Hungaria juga menggunakan namanya sebagai nama stadion kandang Hungaria. 

Stadion ini diresmikan pada tahun 2002 dengan nama Ferenc Puskas Stadium. Kendati demikian, sekitar tahun 2017, stadion ini dirobohkan dan dibangun kembali dengan nama Puskas Arena. 

Kala itu, pesepak bola asal Hungaria ini menjadi andalan klub Budapest Honved dan Real Madrid. Dari total 528 pertandingan, sang legenda tercatat pernah mencetak 512 gol. Tak sampai disitu, Puskas juga tiga kali membawa Real Madrid menjadi klub terbaik di Eropa. 

Itulah 5 nama legenda sepak bola dunia yang namanya diabadikan menjadi nama stadion. Meskipun sudah tiada, prestasi dan jasa yang pernah ditorehkan para atlet tidak akan dilupakan masyarakat. Sebagai bentuk penghormatan, federasi sepak bola pun rela melakukan segala hal. 

 

Posisi Sepak Bola dan Tugasnya

Simak, Berikut Ini Posisi Sepak Bola dan Tugasnya!

Sepak bola merupakan olahraga yang memiliki banyak peminatnya. Terdiri dari sebelas pemain yang memegang posisi tertentu ketika bertanding. Posisi sepak bola dan tugasnya hendaknya dipahami secara betul oleh setiap pemain. Hal ini sebagai salah satu penunjang agar pertandingan dapat berjalan dengan lancar. Lantas, apa saja posisi yang terdapat dalam permainan sepak bola. Berikut ini informasinya!

1.   Penjaga Gawang (Goalkeeper)

Posisi pertama dalam permainan sepak bola yakni penjaga gawang atau lebih dikenal dengan sebutan kiper.  Pemain yang menjadi penjaga gawang memiliki posisi di barisan pertama. Ada perbedaan yang mencolok dari seorang kiper yakni bagian kostum serta sarung tangan yang digunakan.

Seorang kiper memiliki peran yang amat penting dalam sepak bola yakni mempertahankan tim dari awal hingga akhir pertandingan. Selain itu, tidak sedikit pemain yang dipilih pada posisi ini memiliki perawakan yang tinggi. Dianjurkan untuk memiliki insting kuat, lincah, cepat serta daya refleks yang tinggi.

Tugas utama dari seorang kiper yakni menjaga gawang agar tidak kecolongan. Memastikan agar bola senantiasa jauh dari gawang tim. Selain itu, penjaga gawang harus mampu memberikan arahan kepada setiap pemain bek untuk berada dalam posisi yang tepat. Seorang kiper juga memiliki hak untuk bisa memutuskan pilihan antara menendang dan membuang bola setelah saving.

2.   Posisi Penyerang (Striker)

Selanjutnya, terdapat posisi penyerang yakni sebuah posisi sepak bola dan tugasnya menciptakan gol dalam sebuah pertandingan sepak bola. Posisinya berada di dekat gawang lawan. Banyak striker-striker hebat yang sudah dikenal dunia berkat kemampuannya dalam mencetak gol.

Untuk menjadi pemain penyerang yang baik, dibutuhkan kemampuan seperti bakat, kecepatan serta teknik yang baik. Tiga kemampuan di atas hendaknya dimiliki oleh seorang penyerang disebut dengan ketajaman konsentrasi serta naluri yang kuat. Ketika permainan dimulai, seorang penyerang tidak dianjurkan melakukan gerakan.

Posisi penyerang terdiri dari bagian tengah dan penyerang sayap. Adapun menyerang bagian tengah memiliki tugas menyerang dan mencetak gol, begitu pun dengan penyerang sayap memiliki tugas yang sama hanya saja menyerangnya dari bagian samping lapangan.

3.   Gelandang (Midfielder)

Posisi sepak bola lainnya yakni gelandang. Pemain yang memiliki posisi gelandang berada di antara pemain penyerang dan para bek. Posisinya yang berada di tengah-tengah berhubungan erat dengan tugasnya yakni sebagai penghubung antara bek dan penyerang. Sebagai salah satu upaya pencegahan dalam menahan serangan dari lawan.

Seorang gelandang diharuskan memiliki kemampuan yang baik dalam menggiring bola ke depan. Selanjutnya bola yang digiring diarahkan pada tim penyerang. Secara umum, posisi gelandang terdiri dari gelandang bertahan, gelandang tengah, gelandang serang, serta gelandang sayap.

4.   Bek/ Pemain Bertahan (Defender)

Dalam permainan sepak bola juga terdapat seorang bek/ pemain bertahan. Posisi sepak bola dan tugasnya untuk membantu kiper dalam mencegah gol dari pihak lawan. Bagian defender ini memiliki posisi yang beragam.  

Posisi pertama yakni bek bagian tengah yang terdiri dari dua orang. Memiliki tugas untuk melakukan pertahanan daerah di area tengah. Dibutuhkan kemampuan menyundul yang baik guna menahan serangan dari lawan. Terdapat bek bagian sayap yakni dua pemain yang berada di bagian kanan dan kiri lapangan, tugasnya pun sama yakni melakukan pertahanan bagian sayap.

Untuk menjadi seorang bek dibutuhkan ketangkasan fisik serta tenaga yang kuat. Terutama bek bagian sayap yang bisanya memiliki tugas lebih banyak. Diharuskan untuk bisa mendeteksi serangan dari lawan, serta mampu merebut bola dari pihak lawan.

5.   Pemain Cadangan

 Selanjutnya dalam setiap permainan tentunya memiliki pemain cadangan. Dalam pertandingan sepak bola pun dibutuhkan seorang pemain cadangan. Untuk pemain cadangan biasanya turun ketika terjadi insiden pada salah satu pemain baik cedera maupun yang lainnya.

Selain itu, seorang cadangan hendaknya senantiasa siap ketika tim membutuhkan pemain  pengganti. Biasanya setiap posisi memiliki pemain cadangannya masing-masing. Hal ini sebagai salah satu langkah kewaspadaan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

Nah,  itulah beberapa posisi sepak bola dan tugasnya yang hendaknya dipahami betul oleh setiap pemain. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk mencapai kemenangan dalam sebuah pertandingan. Namun, perlu diingat, kalah-menang tidak perlu dirisaukan karena semua hanyalah sebuah pertandingan.

 

 

Wasit Indonesia Berlisensi FIFA

Ini Wasit Indonesia Berlisensi FIFA yang Wajib Diacungi Jempol

Dunia persepakbolaan di Indonesia semakin hari semakin ramai digemari oleh semua kalangan dari muda hingga tua bersatu mendukung Indonesia. Di balik berjalan lancarnya sepak bola tidak lepas oleh tugas wasit. Oleh sebab itu, dalam artikel kali ini akan membahas wasit Indonesia berlisensi FIFA yang wajib untuk diacungi jempol.

1. Wasit Pertama Indonesia : Kosasih Partadiredja

Untuk deretan yang pertama mungkin sudah tidak banyak yang tahu beliau atau tidak tahu sepak terjangnya dalam dunia sepak bola. Ternyata bapak Kosasih ini merupakan wasit Indonesia berlisensi FIFA pertama. Kosasih memulai karirnya pertama kali sebagai wasit tahun 1955. Walaupun sempat tidak disetujui sang ayah Kosasih terus bermain di dunia sepak bola.

Kegigihannya tersebut terbayar sudah dengan lisensi wasit yang didapatkannya yang tentu tidak langsung mendapatkan lisensi Fifa. Setelah mendapatkan lisensi C1 atau setara dengan tingkat nasional pada tahun 1965 akhirnya PSSI pun mengajukan nama beliau ke FIFA. Pada akhirnya tahun 1972 Kosasih Kartadiredja resmi mendapat lisensi FIFA.

2. Deliana Fatmawati Kaban

Setelah membahas wasit pertama Indonesia, pada deretan kedua terdapat wasit wanita pertama di Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Deliana Fatmawati Kaban, perempuan satu ini mengawali karirnya dari tahun 2011. Tentu saja Deli terus berusaha untuk mendapatkan lisensi C3  terlebih dahulu sebelum akhirnya mendapatkan lisensi FIFA.

Sebelum akhirnya benar-benar terjun ke dalam dunia olahraga sepak bola orang tuanya juga sempat menolak. Tetapi dengan didapatkannya lisensi tersebut membuktikan bahwa usahanya tentu tidak sia-sia. Pada tahun 2017 PSSI mengajukan namanya ke FIFA yang akhirnya pada tahun tersebut Deliana mendapatkan lisensi tersebut.

3. Thoriq Munir Alkatiri

Pria bernama lengkap Thoriq Munir Alkatiri merupakan seorang wasit sepak bola profesional asal Indonesia. Thoriq lahir di Purwakarta pada 19 November 1988 yang pada tahun 2014 lalu resmi menjadi wasit Indonesia berlisensi FIFA. Pada pertandingan internasional Thoriq pernah menjadi wasit di pertandingan persahabatan 2014.

4. Aprisman Aranda

Tahun 2020 lalu, Aprisman Aranda resmi menjadi wasit profesional dengan tingkat internasional karena mendapatkan lisensi FIFA. Di pertandingan liga 1 pria berkelahiran Padang Panjang ini tercatat sebagai hakim lapangan yang mengeluarkan kartu paling banyak. Selama 46 laga yang berlangsung Aprisman tercatat mengeluarkan 299 kartu.

5. Fariq Hitaba

Menjadi wasit dalam sebuah pertandingan sepak bola memang harus memiliki mental seperti baja dan juga tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Oleh sebab itu, sosok Fariq Hitaba sudah tidak asing di mata perwasitan Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan diraihnya penghargaan sebagai wasit terbaik tahun 2019.

Ditambah dengan didapatkannya lisensi internasional dari FIFA pada tahun 2020 lalu. Membuatnya bisa menjadi wasit di pertandingan internasional mewakili Indonesia. Sehingga dengan kegigihannya dalam berlatih menjadi wasit serta ketegasannya membuatnya layak dengan segala prestasi yang telah didapat.

6. Yudi Nurcahya

Mungkin sudah tidak asing mendengar nama Yudi Nurcahya dalam dunia sepak bola yang berkedudukan sebagai wasit. Sejak tahun 2018 Yudi mendapatkan sertifikat profesional dari FIFA yang mana kebolehannya dalam memimpin pertandingan tidak dapat diragukan lagi. Bahkan pada tahun 2019 Yudi mendapat reward sebagai best referee.

7. Dwi Purba Adi Wicaksana

Wasit yang terakhir akan dibahas ialah Dwi Purba Adi Wicaksana. Pria berkelahiran Kudus ini telah memang sertifikasi yang diberikan oleh FIFA sejak tahun 2015. Memang cukup lama dibandingkan dengan beberapa wasit di atas. Adi memulai karirnya menjadi wasit dari tahun 2009 yang berawal dari gagal menjadi pemain.

Sekian pembahasan mengenai wasit Indonesia berlisensi FIFA yang wajib diacungi jempol. Walaupun tugasnya terlihat sepele tetapi jika tidak ada wasit tentu permainan tidak mungkin berjalan damai. Atau bahkan setiap pertandingan akan dipenuhi kecurangan sehingga hadirnya wasit tentu memberi warna baru setiap pertandingan.